Hikmah Tani Dorong Kebangkitan Swasemba Pangan Nasional

Sukabumilive. Himpunan Kebangkitan Tani Indonesia (Hikmah Tani) Secara resmi mendekalarasikan di Perumahan Gading Komplek Ponpes Dzikir Alfath, Gunung Puyuh Kota Sukabumi Senin ( 16/2/2016).

Dalam deklarasinya pada yang digelar tersebut jiga dihadiri dan disaksikan tokoh masyarakat, purnawirawan jenderal, Ketua Ikatan Petani Indonesia (IPSI) Kota Sukabumi, serta mahasiswa pegihtan pertanian, serta berbagai undangan lainnya.

Menurut Pendiri sekaligus Dewan penasehat Hikmah Tani, Prof. Dr. K.H. M. Fajar Laksana, mengatakan dideklarasikanya organisasi tersebut guna mendorong dan mengembangkan Kebangkitan jemaah tani di Indonesia dengan  didukung oleh tokoh-tokoh nasional dengan tujuan membangun 

menguatkan pemahaman bahwa bumi dan isinya merupakan titipan Allah kepada manusia sebagai khalifah yang harus merawatnya,"ujarnya kepada wartawan

Dijelaskanya dengan adanya Hikmah tani kita secara tidak langsung dapat  Merawat bumi dengan menjaga keseimbangan alam, karena  termasuk memperhatikan sistem tanam yang beragam agar tidak menguntungkan hanya kalangan kapitalis dan merugikan rakyat.

"Hikmah tani yakni Menjaga kedaulatan tanah petani dan memberikan saran kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan pro petani serta membangun sistem yang menjaga keseimbangan alam,"tegasnya.

Sementara itu, menurut Ketua DPP Hikmah Tani, Drs. Asep Rustandi, M.A., M.B.A., atau ustad Asep menyampaikan, dukungan dan doa agar dapat kepada semua masyarakat dna jemaah, agar kami bisa menjalankan  amanah organisasi Hikmah tani sebagai khalifah pemakmur bumi.

Dan dengan keridhaan-  Nya. "Alam yang dititipkan oleh Allah SWT harus dijaga. Jangan sampai dengan tangan kita terjadi kerusakan di daratan maupun di lautan," ujarnya.

 Masih kata Ustad Asep, saat ini Hikmah Tani  telah berdiri sebanyaj 20 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yang siap mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan yang  berkelanjutan.

Lebuh lanjut dirinya menjelaskan.  pelaksanaan programnya, pihaknya akan senantiasa  melibatkan pondok pesantren serta merangkul para petani berpengalaman dan handal di bidang pertanian,"pungkasnya.


Reporter: (HH)

 

Komentar