Kabupaten Sukabumi. — Ribuan kendaraan roda empat dan sepeda motor terpantau menumpuk di sejumlah titik ruas jalan, khususnya di Exit Tol Bocimi wilayah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada H+3 Lebaran Idul Fitri.
Kepadatan lalu lintas ini menyebabkan antrean panjang hingga berjam-jam. Para pemudik mengaku harus menghabiskan waktu hampir tiga jam akibat kemacetan yang dipicu oleh sistem buka-tutup jalur yang diterapkan petugas.
Kondisi serupa juga terjadi pada arus kendaraan roda dua, baik dari arah Bogor menuju Sukabumi maupun sebaliknya ke arah Jakarta. Penumpukan kendaraan terjadi akibat tingginya volume lalu lintas yang harus diatur dengan sistem buka-tutup.
Kemacetan terlihat mengular di sejumlah titik, di antaranya Exit Tol Bocimi Simpang Parungkuda atau Simpang Cikidang, serta Simpang Ratu Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Sukabumi maupun sebaliknya menuju Bogor terpantau padat merayap.
Lonjakan arus balik pada H+3 Lebaran didominasi oleh wisatawan dari kawasan Palabuhanratu. Tingginya volume kendaraan menyebabkan kemacetan parah yang berlangsung hingga berjam-jam dan terjadi hingga sore hari.
Salah seorang pemudik, Sopyan, warga Ciomas, Bogor, mengaku mengalami kemacetan sejak awal perjalanan. Ia bersama keluarga berangkat sejak pukul 08.00 WIB dan baru dapat melanjutkan perjalanan pulang sekitar pukul 15.00 WIB.
“Sejak berangkat sudah macet, dan baru bisa lancar lagi sekitar jam tiga sore,” ujarnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi Abdurohman, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai kemacetan, termasuk dengan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup dan one way di sejumlah titik rawan.
Ia menambahkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi sejak Selasa pagi hingga malam hari, seiring dengan kembalinya aktivitas perkantoran dan industri pada Rabu, 25 Maret 2026.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik, petugas gabungan terus mengimbau masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Reporter : AS
Redaktur : AH


Komentar
Posting Komentar