Dari Sukabumi untuk Indonesia, LKP Badami Cetak Wirausaha Muda Lewat PKW 2026

SUKABUMI — LKP Badami resmi menggelar pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 bidang keterampilan jahit busana, di Jalan Merbabu Karang Tengah Kota Sukabumi, Kamis (21/5/2026).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara LKP Badami dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.

Kegiatan pembukaan dihadiri pimpinan LKP Badami, peserta pelatihan, mitra kerja LKP, Dinas Pendidikan dan juga tamu undangan.

Program PKW ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang tata busana sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri, kreatif dan produktif.

Ketua LKP Badami, Titi Awati mengatakan, pelatihan jahit busana tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk membuka usaha sendiri maupun meningkatkan kemampuan kerja di industri kreatif dan fashion.

“Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun berwirausaha,” ujarnya.

Menurutnya, selain mendapatkan pelatihan menjahit, peserta juga akan dibekali ilmu kewirausahaan, manajemen usaha hingga praktik produksi busana.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini LKP Badami kembali mendapat kesempatan melaksanakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha bidang tata busana. Para peserta akan dilatih dari nol hingga mampu merintis usaha sendiri,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Titi itu.

Ia menambahkan, program pemerintah tersebut hadir untuk mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman pengangguran menuju dunia usaha mandiri. Sasaran peserta yakni usia 18 hingga 24 tahun yang berada pada usia produktif kerja namun belum memiliki keterampilan usaha.

Salah seorang peserta pelatihan, Putri, mengaku senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, program pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu dan keterampilan di bidang busana, tetapi juga menjadi bekal berharga untuk masa depan.

“ Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Selain menambah ilmu dan keterampilan, pelatihan ini juga menjadi modal untuk berwirausaha di bidang busana ke depannya,” ujar Putri.

Sementara itu dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti pelatihan selama 250 jam pelajaran atau sekitar 36 kali pertemuan. Para peserta berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Tak hanya menghadirkan instruktur dari internal LKP Badami, program ini juga melibatkan alumni yang telah sukses berwirausaha, mitra pondok batik hingga pemateri digital marketing. 

Peserta nantinya akan mendapatkan pembelajaran mulai dari teknik produksi busana dan batik, pemasaran online, hingga tata cara pengurusan perizinan dan pembuatan brand usaha.

Melalui program tersebut, LKP Badami berharap mampu melahirkan generasi muda terampil yang siap bersaing di dunia usaha serta membuka lapangan pekerjaan baru di bidang industri kreatif dan tata busana,"pungkasnya.

Komentar