Jalan Ke Wisata Alam Situ Gunung Rusak Parah


Sukabumi -  Kondisi memprihatinkan ruas jalan Cisaat menuju kawasan wisata Situ Gunung kembali menuai sorotan. 

Jalan yang menjadi akses vital bagi warga dan wisatawan itu kini rusak parah, dipenuhi lubang dengan kedalaman mencapai 5 hingga 10 sentimeter. Alih-alih menjadi jalur penggerak ekonomi, ruas ini justru berubah menjadi sumber kecelakaan dan kemacetan setiap hari.

Permukaan jalan yang berlubang dan tidak merata membuat kendaraan harus melaju ekstra hati-hati. Tak jarang, pengendara terjatuh akibat terperosok lubang yang tertutup genangan air.

Kondisi ini diperparah oleh buruknya sistem drainase, yang menyebabkan air hujan meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal.

Warga setempat mengaku sudah bertahun-tahun menghadapi situasi ini tanpa adanya perbaikan berarti. 

Diana, seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, menyebut pemerintah terkesan abai terhadap penderitaan masyarakat.

“Sudah lama rusak, tapi tidak pernah ada perbaikan serius. Korban jatuh juga sudah banyak,” ujarnya.

Kekecewaan juga datang dari para pelaku transportasi. Andi, sopir angkutan umum yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengeluhkan kerugian akibat kerusakan jalan. Selain memperlambat waktu tempuh, kondisi ini juga meningkatkan biaya perawatan kendaraan.

“Setiap hari lewat sini, kendaraan cepat rusak penumpang juga sering mengeluh Kami sangat dirugikan,” katanya.

Ironisnya, jalan ini merupakan akses utama menuju salah satu destinasi wisata unggulan di Sukabumi. Banyak wisatawan domestik maupun pejabat pemerintah yang melintasi jalur ini. Namun hingga kini, belum terlihat langkah konkret dari pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi maupun dinas pekerjaan umum setempat.

Kondisi ini bukan hanya soal infrastruktur, melainkan cerminan dari lemahnya komitmen terhadap keselamatan publik dan pembangunan ekonomi daerah. Jalan yang rusak bukan sekadar ketidaknyamanan—ia adalah ancaman nyata bagi keselamatan warga dan penghambat utama pertumbuhan ekonomi lokal.

Jika terus dibiarkan, kerusakan ini berpotensi memperburuk citra pariwisata Sukabumi serta menekan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Cisaat dan Kadudampit. Sudah saatnya pemerintah berhenti diam dan segera mengambil tindakan nyata sebelum korban terus berjatuhan.


Rep : HH

Red : Hr

Komentar