Kantor Hukum Baldatun Center Perkuat Tradisi Spiritual dan Kepedulian Sosial Lewat Tawasulan ke-13


Sukabumi - Kantor Hukum Baldatun Center kembali menggelar kegiatan rutin bulanan Tawasulan ke-13 yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian perjalanan program sejak 7 April 2025 hingga 7 Mei 2026 ini menjadi momentum penting karena menghadirkan agenda baru berupa santunan anak yatim belum balig binaan.

Pimpinan Kantor Hukum Baldatun Center,  Ade Dasep Zaenal Abidin, SH., MH. Mengatakan. Jika pada pelaksanaan sebelumnya, kegiatan tawasulan hanya terdiri dari empat agenda utama, yakni tawasulan, tausiah langsung, ziarah kubur ke makam almarhum dan almarhumah kedua orang tua pendiri, serta makan nasi liwet berjamaah, maka pada Tawasulan ke-13 kali ini bertambah menjadi lima agenda strategis.

Agenda pertama yang menjadi perhatian utama adalah santunan kepada 121 anak yatim belum balig binaan yang berasal dari seluruh wilayah Desa Sekarwangi, mulai dari RW 1 hingga RW 17. 

"Program ini menjadi simbol nyata komitmen sosial Baldatun Center dalam membangun kepedulian terhadap generasi yatim sejak usia dini.

Agenda kedua dilanjutkan dengan tawasulan bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan penguatan nilai kebersamaan. Selanjutnya agenda ketiga berupa tausiah yang disampaikan langsung oleh pimpinan kegiatan, berisi pesan-pesan keagamaan, sosial, serta pentingnya menjaga nilai kemanusiaan dan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah kubur ke makam almarhum dan almarhumah kedua orang tua sebagai bentuk penghormatan, doa, serta pengingat akan pentingnya bakti kepada orang tua dan menjaga silaturahmi keluarga.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti makan nasi liwet berjamaah yang menjadi tradisi kebersamaan khas Baldatun Center. Suasana penuh kekeluargaan tampak terasa dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Pihak Baldatun Center menegaskan bahwa penambahan agenda santunan anak yatim ini akan menjadi program tetap pada pelaksanaan tawasulan berikutnya. 

Hal tersebut sekaligus memperkuat ciri khas lembaga yang selama hampir satu dekade dikenal aktif membina dan menyantuni anak yatim belum balig.

Sejak mulai berkiprah pada tahun 2014 hingga 2024, Baldatun Center terus konsisten menghadirkan program sosial, spiritual, dan kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran 121 anak yatim binaan dari Desa Sekarwangi menjadi bukti nyata bahwa kegiatan tawasulan bukan sekadar agenda rutin keagamaan, tetapi juga wadah penguatan solidaritas sosial dan kepedulian umat.

“Alhamdulillah, tawasulan ke-13 ini menjadi langkah baru untuk memperluas manfaat dan keberkahan. Semoga istiqamah dan terus membawa manfaat bagi masyarakat,” demikian disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut,"pungkasnya.

Komentar